Sundul
Come On ...

Forum 17++ (Adults)
Lets Join And Find it !!!

Tante Yani ^^

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Tante Yani ^^

Post by Frans1stCoop on Wed Mar 09, 2011 9:34 pm


Di kelas aku jadi sering melamun, membayangkan waktu aku menyelusuri seluruh permukaan dada Tante dengan mulut dan lidahku. Membayangkan bagaimana kelaminku secara perlahan memasukinya… Bel tanda pulang berbunyi. Aku bersorak. Ingat ke rumah, ingat malam ini Tante menjadi milikku. Akan kureguk semua kenikmatan dari tubuh Tante. Pokoknya nanti akan kunikmati seluruhnya, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, sampai puas. Memang aku bisa puas, tapi bagaimana dengan Tante ? Dua kali aku berhubungan kelamin dengan Tante, dua-duanya aku bisa mengeluarkan spermaku ke dalam lubang kelamin Tante, sampai puncak, sampai puas. Tapi Tante tidak. Aku jadi cemas, jangan-jangan nanti aku juga begitu.

Tapi aku ingat, yang kedua kemarin tante bilang aku ada kemajuan. Hal ini sedikit menghiburku. Mudah-mudahan yang ketiga nanti dengan bertambahnya pengalamanku, ada kemajuan lagi. Aku agak tenang sekarang. Di rumah sepi-sepi saja. Tak ada siapapun, juga Tante. Aku makan siang sendirian. Tante mungkin ada di kamar, pintu kamarnya tertutup. Kuselesaikan makan siangku dengan cepat, lalu duduk saja di meja makan, berharap Tante akan keluar dari kamarnya. Setengah jam berlalu, masih sendiri. Aku ke ruang keluarga nonton TV. Duduk di sofa lalu ingat, kemarin di sini aku menikmati buah dada Tante dengan tuntas. Diam-diam punyaku mulai tegak, padahal hanya membayangkan yang kemarin. Ditambah lagi acara TV menyajikan fashion show di Sydney, Australia. Peragawati cantik-cantik yang berlenggok di catwalk itu umumnya tak memakai kutang. Kalau model bajunya berdada rendah, belahan dadanya jelas. Kalau bahannya tipis, putingnya menonjol. Apalagi peragawati yang punya dada besar, buahnya berguncang waktu ia melenggang. Aku tambah tegang, makin pusing karena terangsang. Oh. Tante sayang, kemanakah engkau. Aku membutuhkanmu sekarang! Tiba-tiba pintu kamar Tante terbuka. Aku menoleh. Kepala Tante nongol memberi isyarat padaku dengan mengangguk-angguk. Nasibku memang beruntung. Jelas ini isyarat ajakan masuk. Tapi masak di kamar itu, kamar pribadi Oom dan Tante. Aku ragu, bengong saja belum bereaksi atas isyaratnya. Sekali lagi Tante mengangguk, kali ini sambil mengedipkan kedua matanya.

Dengan pasti aku melangkah menuju kamarnya. Kepala Tante lenyap. Aku masuk langsung menutup pintu kamarnya dan mengunci. Di ranjang besar itu Tante terlentang. Mengenakan baju tidur tipis, sehingga samar-samar celana dalam dan kutangnya terlihat. Matanya sayu memandangku, berkaca-kaca. Kutang itu bergerak naik-turun menandakan nafas Tante sudah memburu. Aku tak tahan melihat pemandangan yang menggairahkan ini, segera saja aku menghampirinya. Tapi… “Tunggu dulu. Buka dulu dong, pakaianmu” perintahnya. Okey, tanpa dimintapun aku akan membuka. Sementara aku membuka pakaian sampai telanjang bulat, Tante memelorotkan celana dalamnya dengan posisi masih terlentang. Kini di balik baju tidur tipis itu nampak rambut-rambut halus yang menggemaskan itu. Belum sempat aku bergerak, ada lagi ‘ulah’ Tante. Ditariknya gaun tidur tipis itu perlahan, memperlihatkan paha bulat itu. Ditarik lagi keatas sampai pusarnya nongol. Kelamin berambut halus dan perutnya terbuka terhidang di depanku. Luar biasa. Tante menyajikan ’strip tease show’ di depanku! Ada-ada saja Tante ini. Dengan ’senjata’ yang tegak keras aku menghampiri tubuh indah ini. Kucium rambut-rambut halus itu sebentar. Gemasnya aku. “Aaaaaaaahhhh” teriak Tante. Aku berpindah ke atas, kulumat bibirnya sambil meremas sebelah dadanya. Kutang itu perlu disingkirkan dulu seharusnya, tapi aku tak sempat. Tanganku sebelah lagi bergerak ke bawah. Eh, Tante sudah basah! Benjolan dan pintu itu licin. “Hhhhhhhhmmmmmmmm..” Tante tak mampu melenguh karena bibirnya aku kunci dengan bibirku. Disingkirkannya tanganku yang sedang asyik di bawah, dipegangnya kelaminku, lalu diarahkannya ke ‘pintu’. Rupanya Tante ingin memulai sekarang. Mungkin sama dengan aku, sudah sama-sama terangsang lebih dulu sebelum bergumul. Aku terrangsang oleh bayanganku dan peragawati tadi, Tante terangsang entah oleh apa. Aku mulai ‘masuk’ “Aduhh! Pelan-pelan, To!” Tante mengaduh, memang masukku tadi agak kasar. “Maaf Tante, habis engga tahan sih..”kataku tersengal. Kamipun saling menggenjot. Lucu kelihatannya kali ini. Tante masih mengenakan gaun tidur dan kutangnya, kelamin kami sudah saling pagut… Hasilnya, seperti kemarin. Aku ‘keluar’ lebih dulu, sementara Tante belum terpuaskan benar. Kentara dari pinggulnya yang masih mencoba menggoyang sambil kakinya menjepit pinggangku. Kembali aku kecewa. Kalau kelaminku sudah bergesekan dengan kelamin Tante, disamping rasa nikmat, juga rasa geli luar biasa. Jika sudah geli begitu, aku tak sanggup lagi menahan untuk jangan sampai ke puncak dulu.

Kembali aku gagal memuaskan Tante. Kembali aku berusaha menetralkan suasana yang tak enak ini. Kuelus buah dada yang putingnya masih tegang itu dengan penuh perasaan, lalu kucium perlahan. Tante mengusap kepalaku. Kucium pipinya dengan mesra. “Tante..” “Hmmm” “Saya..engga..” “Udahlah..Tante tahu. Kamu engga usah merasa apa-apa. Tante maklum kok. Kamu tadi lumayan, sudah ada kemajuan” “Tapi Tante kan belum …” “Engga usah kamu pikirin. Tante mengerti” katanya menentramkan sambil mengelus-elus dadaku. “Saya engga bisa bertahan lama, Tante” “Sudah lumayan, kok. Tante tadi juga merasa nikmat. Kamu udah mulai pintar mengocok tadi” “Saya bisa merasakan Tante tadi belum puas” “Iya, memang wanita membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding laki-laki. Tapi kamu tadi ada kemajuan dibanding kemarin” “Tak adil rasanya. Saya merasakan kenikmatan luar biasa, sedangkan Tante belum” “Sudahlah, To. Tak perlu kamu pikirkan. Tante mengerti” “Terima kasih Tante” Kupeluk tubuhnya erat. Erat sekali. Diciumnya pipiku, lalu merebahkan kepalanya di dadaku. Aku mengelus rambutnya. “Tubuhmu atletis sekali. Dadamu bidang” katanya sambil tangannya menelusuri dadaku. “Iya, Tante. Dulu saya kerja di kebun. Saya juga sering olahraga” Tiba-tiba tangan Tante ke bawah menggenggam punyaku. “Kelaminmu besar sekali” “Ah, masa Tante. Saya kira biasa-biasa saja” “Apalagi kalau lagi tegang”. Kulirik punyaku, sudah agak surut. “Tubuh Tante luar biasa” balasku. “Kalau lagi tegang keras dan panas” komentarnya lagi masih tentang penisku, mengabaikan pujianku. “Buah dada Tante indah sekali” “Ah, masa. Dibanding punya siapa” pancingnya. “Siapa saja” Aku pura-pura terpancing. “Berarti kamu sering lihat buah dada, ya” Kubalikkan badannya. “Besar, bulat, kenyal, putih, licin, halus lagi” kataku sambil melihat dekat-dekat buah itu. “Buah dada siapa yang kamu lihat” tanyanya sambil menggoyang-goyang kelaminku yang masih berada digenggamannya. “Cuma baru ini” jawabku sambil mulai merabai permukaan dadanya. “Jujur aja, To. Dada siapa yang pernah kamu lihat” katanya lagi. Tante penasaran rupanya. “Sungguh mati Tante. Cuma punya Tante yang pernah saya lihat” “Yang bener, To” tangannya tidak menggenggam lagi, tapi mengelus kelaminku. “Benar Tante” “Kok tahu bagus ?” “Saya hanya lihat punya teman-teman sekolah. Itupun dari luar” “Pernah kamu pegang ?” Tangannya masih mengelus, aku mulai terangsang. “Ih, engga lah, Tante. Bisa gempar, dong” “Jadi, tahunya punya Tante bagus, dari mana ?” “Pokoknya, dari luar, punya Tante paling besar” Ujung jariku mempermainkan putingnya. Putting itu mulai mengeras. “Tante” “Hmm ?” “Apa setiap buah dada ujungnya begini ?’ “Begini gimana” “Panjang, mungil, tapi keras” “Mungkin. Punyamu mulai keras” Aku seperti disadarkan. Memang aku sudah terangsang akibat percakapan tentang dada dan elusan Tante pada kelaminku. Aku mau lagi. Kenapa tidak ? Mumpung masih ada kesempatan. Oom Ton paling cepat besok siang pulangnya.
Ni Gambarnya gan

Frans1stCoop
Master Sundul
Master Sundul

Jumlah posting : 88
Exp : 2147483647
JempoL : 8
Join date : 02.03.11
Age : 24
Lokasi : Dekat CPU selalu

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tante Yani ^^

Post by Admin on Wed Mar 09, 2011 9:59 pm


Demen yang GELI2..

Admin
Master Sundul
Master Sundul

Jumlah posting : 521
Exp : 999821
JempoL : 19
Join date : 02.03.11
Age : 26
Lokasi : Bekasi

Lihat profil user http://sundul.coolbb.net

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tante Yani ^^

Post by Frans1stCoop on Thu Mar 10, 2011 9:45 pm

oufff.... nanti tante elus2 punyanya kamu ya.. kawkawkawkaw

Frans1stCoop
Master Sundul
Master Sundul

Jumlah posting : 88
Exp : 2147483647
JempoL : 8
Join date : 02.03.11
Age : 24
Lokasi : Dekat CPU selalu

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tante Yani ^^

Post by Admin on Thu Mar 10, 2011 9:50 pm


Gak mau ah tante...

Tante kakinya berbulu...


Admin
Master Sundul
Master Sundul

Jumlah posting : 521
Exp : 999821
JempoL : 19
Join date : 02.03.11
Age : 26
Lokasi : Bekasi

Lihat profil user http://sundul.coolbb.net

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tante Yani ^^

Post by Sponsored content Today at 4:42 pm


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik